Langsung ke konten utama

We Peek SMAN 1 BOJONGGEDE Kuyy...

       Hello Guys.. Merhaba? ^^ ada yang tau kali ini ane mau posting tentang apa? hemmm... (baca:Judulnya) nahh.. kalau kalian udah liat judulnya, pasti udah tergambar kan, Ane mau posting perihal apa? ;) eits, tunggu. Kayanya ada yang aneh ya, nih adminnya Labil amat dikit dikit ngomongnya aku kamu, lo gue, ane ente.. yeilahh Pusing pala bar bar __- mangapin yak.. :D
sudahlah, kita lanjut ke topic yak.. ;) gini, ane mau cerita nih tentang sekolah ane yaitu SMAN 1 BOJONGGEDE. ane kasih liat dlu deh depan SMANBO nya, Cekidott... 
Tampak SMANBO Dari Depan Sekolah

nah, udah liat kan guys, gimana? sekolah ane tuh beda dari sekolah lain. Walaupun keberadaannya ditengah tengah pepohonan, but.. Sekolah ini tuh punya keunikan tersendiri, seperti : Letaknya itu Strategis, Bisa dibilang My School My Adventure. Lohhh, kok bisa gitu? yup, karna kalau Hujan kita kotor kotoran bersama2, kalau siang panas ngebul.. xixi. eh, jangan salah disekolah ane tuh kalau pagi and sore view nya tuh beuhh,.. Mashaa Allah dahh.. ^^ Liat Dulu Kuyy.. 

Tampak SMANBO di Siang hari

        Di Pagi hari, SMANBO udara Terasa sejuk sekali, dingin? pasti. View saat pagi tuh indah sekali, sekali kali kita liat Gunung, Pepohonan, dri kejauhan itu pepohonan seperti pohon Teh lohh.. walaupun sebenarnya itu pohon Singkong*eh. nah, iya di SMANBO itu dikelilingi pepohonan, termasuk pohon singkong, walau hanya pohon singkong.. itu yang membuat SMANBO juga jadi menarik. Nah, View ketika Sore juga tak kalah Mashaa Allah nya guys, ^^ jika sore hari, Terlihat tampak Sunset , jadi anak SMANBO tak usahlah jauh jauh ke Bali, Toohh.. di sekolah kita pun udah ada Sunset.. xixixi ^^ ahhh.. pokoknya mah SMANBO tempatnya jarang diketahui, tapi cobalah kalian lihat, Smanbo itu memiliki banyak keunikan tersendiri dibalik letaknya yg dipertengahan pepohonan itu.. eh, tapi sekarang udah mulai dibuat seperti perumahan kok, sedikit demi sedikit nanti pasti akan ramai dengan perumahan, jadi don't Nervous. ;) 

      udah dulu ya, guys obrolan kita mengenai sekolah ane kali ini.. lain kali kita sambung lagi di postingan ane selanjutnya.. okee ;) 

Byee... See you in My Post next.. ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perempuan di Ambang Karam: Menyelami Luka, Melawan Arus

     Novel The Pearl That Broke Its Shell karya Nadia Hashimi , mengangkat T radisi Bacha Posh di Afghanistan , sebuah praktik budaya yang memberikan kebebasan semu kepada anak perempuan dengan mengorbankan identitas mereka. T radisi ini biasa dilakukan masyarakat Afghanistan yg mana ketika ada didalam sebuah keluarga y an g tidak memiliki anak laki -laki , maka salah satu anak perempuannya harus dikorbankan menjadi sosok laki -laki , motifnya agar mereka bisa menjalankan aktivitas selayaknya laki -laki, seperti sekolah, keluar rumah, pergi ke pasar d an beberapa aktivitas lainnya . K ota besar di Afganistan yg persentasi bacha poshnya tinggi terletak di kota Kabul , Nangarhar dan Pashtun (Nonderg J. 2010). Menurut Andrew Gibbs dan Rachel Jewkes dalam bukunya yg berjudul " Bacha Posh i n Afg h anistan: Factors Associated w ith Raising a Girl a s a Boy ", setidaknya terdapat 3 alasan utama mengapa tradisi ini masih dilakukan yaitu :   untuk meminimali...

PHK Massal Menjelang Lebaran: Antara HAM dan “Kutukan” Ciptaker

image by https://images.app.goo.gl/74ZA4 Fenomena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal menjelang Hari Raya Idul fitri kembali menghantui para pekerja di Indonesia, khususnya mereka yang berada di sektor manufaktur dan garmen. Alih-alih merayakan lebaran dengan penuh suka cita, ribuan pekerja justru harus menghadapi ketidakpastian nasib dan kehilangan mata pencaharian. Ironisnya, momen sakral kebersamaan justru dirusak oleh keputusan sepihak sejumlah perusahaan yang memprioritaskan efisiensi di atas kemanusiaan. Salah satu kasus terjadi di sebuah perusahaan tekstil di wilayah Bogor, yang memutus hubungan kerja dengan lebih dari 100 pekerja harian lepas tanpa melalui prosedur yang sesuai ketentuan. Bahkan, status pekerja harian lepas tersebut diperpanjang secara tidak sah meskipun telah memenuhi syarat untuk diangkat sebagai pekerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Ayat (3) dan (4) Peraturan Pemerintah (PP) No. 35 Tahun 2021. Pasal ter...